Bermodal Gergaji, 7 Tahanan Lapas Binjai Berhasil Kabur
![]() |
| 99Taipan.com | Taipan Indonesia | Taipan Asia | Bandar Taipan | BandarQ Online | Domino99 |
Tujuh narapidana lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas II-A Kota Binjai, Sumatera Utara, kabur dengan cara memotong jeruji besi kamar sel.
Ketujuh narapidana terlibat dalam kasus narkoba dan pencurian, antara lain, Saifuddin, Fahrul Azmi Nasution, Suhelmi, dan Rudi alias Ajun, serta bdul Rahman, Yusrizal dan Rudi Adianto.
"Mereka kabur sekitar pukul 01.30 WIB dari dalam kamar tahanan isolasi," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II-A Budi Situngkir, di Binjai, Selasa (19/12/2017).
Para narapidana ini kabur setelah melompat dari dinding tembok luar dengan memotong kawat berduri dan melompat ke luar. Bukan hanya itu, di dalam kamar sel, warga binaan ini juga memotong jeruji besi kemudian melompat dengan mengikatkan kain sarung ke jeruji besi.
Menurutnya, di dalam kamar sel isolasi tersebut ada sekitar 11 narapidana warga binaan dan tujuh diantaranya berhasil melarikan diri dari sel tahanan. Pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan aparat polisi setempat maupun polsek yang ada untuk mengejar dan memburu ketujuh tahanan yang lari itu.
![]() |
| 99Taipan.com |
Petugas Lembaga Pemasyarakatan hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap tujuh narapidana yang kabur dari dalam kamar sel Lapas Klas IIA Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara.
Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumut Josua Ginting, mengatakan pencarian terhadap napi yang melarikan diri itu, dengan cara mendatangi beberapa rumah keluarga para tahanan dan beberapa tempat lainnya.
Selain itu, menurut dia, juga dilakukan penyisisiran oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Binjai ke sejumlah lokasi diduga sebagai tempat persembunyian para narapidana (Napi) tersebut.
Dia menyebutkan, dalam pencarian napi yang menghilang pada malam hari itu, petugas Lapas Binjai juga meminta bantuan Polres Binjai agar bisa menemukan kembali warga binaan itu.
Para petugas institusi hukum itu, dan personel kepolisian, saat ini masih berada di lapangan memburu hingga dapat napi yang kabur tersebut. "Petugas Lapas Binjai juga mengimbau kepada keluarga napi itu, segera melaporkan jika mengetahui dan melihat napi yang kabur tersebut," ucap juru bicara Kakanwil Kemenkum HAM Sumut.
Sebelumnya, tujuh napi melarikan diri Lapas Klas II A Blok B Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (19/12/2017). pukul 01.30 WIB. "Para tahanan itu, kabur dengan cara menggergaji jeruji besi ventilasi ruangan tahanan," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas II Binjai, Imanuel Ginting.
Dari tujuh napi yang kabur itu, menurut dia, seorang di antaranya merupakan tahanan yang pernah kabur dari sel di Markas Polres Binjai, belum lama ini. "Napi itu adalah Syaifuddin," ujar Ginting.
Ia menyebutkan, tujuh napi yang kabur itu, yakni Saifuddin (34) warga Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, divonis hukuman delapan tahun penjara. Abdul Rahman (33) warga Kampung Tempel, Stabat, Langkat. Abdul terlibat kasus penadahan barang curian.
Kemudian, Fahrul Azmi Nasution (35) warga Jalan H Hasan, Kelurahan Limau Sundai, terlibat kasus narkoba, Yusrizal (39) warga Jalan Medan-Binjai KM 15,5 Gang Abadi, Desa Sumber Melati, Sunggal, divonis dua tahun enam bulan kasus pencurian.
Roni Adianto (25) warga Desa Sei Semayang/Diski, Sunggal, divonis tiga tahun tujuh bulan penjara kasus pencurian, Suhelmi (45) warga Jalan Bangau, Sei Mencirim terlibat kasus narkoba dan divonis empat tahun.
Rudi (33) warga Dusun III Helvetia, Labuhan Deli yang divonis 10 tahun penjara karena kasus narkoba. Napi yang kabur itu sedang bermasalah dan dikurung dalam kamar sel isolasi. "Napi yang melarikan diri itu, juga menggunakan alat bantu berupa kain sarung ketika keluar dan melompat dari gedung Lapas Klas IIA Binjai," katanya.














Tidak ada komentar:
Posting Komentar